Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hukum » Wamenkum-HAM Beri Penjelasan Alasan Pemerintah Prioritaskan Pembahasan RUU Penyesuaian Pidana.

Wamenkum-HAM Beri Penjelasan Alasan Pemerintah Prioritaskan Pembahasan RUU Penyesuaian Pidana.

  • account_circle Jamil F.J.
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Menteri Hukum Edwar Omar Sharif Hiariej mengatakan pemerintah akan memprioritaskan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Penyesuaian Pidana. Eddy Hiariej, sapaan Edwar Omar Sharif Hiariej, mengatakan pembahasan RUU Penyesuaian Pidana mendesak karena keberadaannya merupakan amanat Pasal 613 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Jadi, (RUU Penyesuaian Pidana) itu yang harus diprioritaskan untuk prolegnas prioritas 2025,” kata Eddy Hiariej di Kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan RUU Penyesuaian Pidana harus dirampungkan pada 2025. Sebab, Undang-Undang KUHP harus diimplementasikan, pada tahun depan. Selain itu, kata dia, ada ketentuan kurungan pidana yang tak lagi dikenal dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Kami betul-betul mencari yang paling urgen untuk dibahas pada 2025,” ujar Eddy Hiariej.

Dalam kesempatan sama, Ketua Badan Legislasi DPR Bob Hasan mengatakan DPR akan tetap mempercepat pembahasan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana meski ada keinginan pemerintah untuk memprioritaskan pembahasan RUU Penyesuaian Pidana. Ia mengatakan publik penting untuk mengetahui isi dari RUU tersebut.

“Jadi, partisipasi publik, pemaknaan isi dan sebagainya, nanti akan semakin terang,” kata Bob.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan DPR akan sangat berhati-hati membahas RUU Perampasan Aset karena bersinggungan dengan undang-undang lainnya. “Kami tidak akan tergesa-gesa, termasuk akan mengakomodasi (masukan) agar tidak hanya melingkupi soal tindak pidana korupsi,” kata dia.

RUU Penyesuaian Pidana dan RUU Perampasan Aset masuk dalam prolegnas prioritas 2025. Mulanya, RUU Perampasan Aset diusulkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada 2008. Dalam perjalanannya, RUU ini sempat masuk dalam daftar prolegnas prioritas 2023. Tapi angota DPR periode lalu tak kunjung membahasnya hingga berakhir masa jabatannya pada 2024.

  • Penulis: Jamil F.J.

Rekomendasi Untuk Anda

  • ESDM Bakal Revisi Kepmen Harga Gas Murah HGBT Buat Industri

    ESDM Bakal Revisi Kepmen Harga Gas Murah HGBT Buat Industri

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta. Strategynews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bakal merevisi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM terkait implementasi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Hal ini dilakukan guna memastikan penyaluran gas murah bagi industri berjalan lebih optimal. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pembahasan revisi Kepmen HGBT dilakukan bersamaan dengan […]

  • Kebijakan Subsidi Pemerintah dan Dampaknya pada Anggaran – Buktinya

    Kebijakan Subsidi Pemerintah dan Dampaknya pada Anggaran – Buktinya

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan subsidi biasanya dipakai untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, namun pembiayaannya yang besar dapat menggerus defisit anggaran dan memaksa pemerintah mengalihkan dana atau menambah utang. Akibatnya, ruang fiskal menjadi lebih sempit dan prioritas pembangunan bisa terpengaruh. Kebijakan subsidi pemerintah menyalurkan dana publik ke sektor‑sektor strategis seperti energi, pangan, dan transportasi, yang secara langsung […]

  • Mengintegrasikan Strategi AI untuk Transformasi Bisnis yang Berkelanjutan

    Mengintegrasikan Strategi AI untuk Transformasi Bisnis yang Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Strategi AI adalah penggunaan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan proses bisnis dan keputusan. Umumnya, implementasi strategi AI dapat meningkatkan efisiensi sebesar 30%. Berdasarkan data, perusahaan yang menerapkan strategi AI dapat meningkatkan pendapatan mereka. Strategi AI adalah sebuah pendekatan yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu organisasi dalam membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan […]

  • Mengenal Machine Learning dan Penerapannya di Sektor Keuangan: Strategi

    Mengenal Machine Learning dan Penerapannya di Sektor Keuangan: Strategi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Machine learning membantu institusi keuangan mengolah data transaksi secara otomatis untuk mendeteksi pola risiko dan peluang. Contohnya, model prediksi kredit mempercepat keputusan pinjaman, sementara algoritma deteksi penipuan memfilter transaksi mencurigakan dalam hitungan detik. Machine learning memberi kemampuan pada sistem keuangan untuk belajar dari data historis dan menghasilkan prediksi yang terus memperbaiki diri, sehingga […]

  • Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    Dukung Percepatan Penanganan Bencana Sumatra, BRIN Kembangkan Platform Integrasi Data Kebencanaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategynews.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengerahkan 101 personel dari 13 unit kerja untuk mendukung percepatan penanganan banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Seluruh personel tersebut tergabung dalam Task Force Reaksi Cepat Tanggap Bencana, sebuah operasi terpadu yang menggabungkan kemampuan riset, analisis data, serta dukungan teknis lintas […]

  • Pemerintah membentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah

    Pemerintah membentuk Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Jamil F.J.
    • 0Komentar

    Jakarta, Strategy News – Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah guna memastikan pelaksanaan program prioritas nasional dapat berjalan tepat waktu. “Satgas ini merupakan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) pada rapat terbatas lalu, tanggal 15 (Oktober 2025), dan ditindaklanjuti dengan rakortas menteri dan tujuannya adalah untuk mengoordinasi dan mengonsolidasikan, menyelaraskan program strategis pemerintah […]

expand_less